Artikel

Artikel

Apakah Anda Siap Menghadapi Krisis?

Gereja hadir dalam masa krisis sebanyak gereja hadir dalam persoalan-persoalan hidup yang ringan. Jadi, penting bagi staf dan para pemimpin utama untuk bersiap menghadapi krisis sebelum hal itu terjadi. Para pemimpin dapat mempersiapkan hal itu dengan menyiapkan orang-orang mereka. Contohnya seperti mengajar secara alkitabiah, berbicara secara realistis tentang hal-hal yang mudah dan yang sulit dalam kehidupan, memastikan bahwa di gereja Anda ada budaya mendukung serta mendorong pertumbuhan rohani. Jika staf Anda dan jemaat siap, ketika krisis menghantam, mereka akan siap untuk menghadapinya. Jika Anda mampu menghadapi krisis dengan baik, saat-saat tersebut bisa menjadi waktu yang luar biasa bagi pelayanan. Read more about Apakah Anda Siap Menghadapi Krisis?

Berhadapan dengan Rekan Pemimpin yang Sulit

Bukankah indah bila kita dan setiap orang dalam tim kepemimpinan kita selalu menomorsatukan Kristus dan melayani umat Allah dalam semangat kasih, keselarasan, dan kerendahan hati? Sayangnya, itu bukanlah gambaran dari kebanyakan tim kepemimpinan. Kita semua dinodai oleh dosa, dan bahkan dalam pelayanan, kita berhadapan dengan ketegangan, masalah, dan frustrasi. Read more about Berhadapan dengan Rekan Pemimpin yang Sulit

Bagaimana Mendelegasikan Tugas yang Tepat Kepada Orang yang Tepat

Mendelegasikan secara efektif merupakan kunci untuk meningkatkan diri sendiri dan menggandakan nilai diri Anda bagi tempat kerja Anda. Dengan memberi delegasi, Anda dapat berpindah dari hal-hal yang dapat Anda lakukan sendiri menuju hal-hal yang dapat Anda kelola. Pendelegasian merupakan salah satu keterampilan manajemen yang paling penting dan yang paling efektif. Tanpa kemampuan delegasi yang efektif, mustahil bagi Anda untuk mengembangkan kemampuan manajemen ke tingkat tanggung jawab yang lebih tinggi. Read more about Bagaimana Mendelegasikan Tugas yang Tepat Kepada Orang yang Tepat

Bertumbuh dalam Kepemimpinan

Dalam masyarakat yang semrawut, dan sering kali berbahaya, orang-orang menginginkan pemimpin yang dapat memberikan arahan yang baik. Orang-orang akan dengan senang hati dan rela mengikuti pemimpin yang dapat dipercaya dan andal. Dengan tindakan dan disiplin ilahi-Nya, Yesus menunjukkan bahwa Ia adalah pemimpin yang dapat kita percaya. Kita bisa mengikuti teladan-Nya.

Karena beberapa pemimpin tidak bisa dipercaya, mungkin sulit bagi orang yang tidak beriman dan bahkan orang Kristen yang baru untuk percaya pada Yesus. Inilah sebabnya, kita perlu memiliki sifat kepemimpinan Kristen tertentu yang nyata dalam diri kita -- karena setiap orang adalah pemimpin bagi orang lain. Read more about Bertumbuh dalam Kepemimpinan

Meningkatkan Potensi Kepemimpinan Anda

Baru-baru ini, saya membaca buku "Spiritual Leadership" karya J. Oswald Sanders sementara saya mempelajari makalah yang saya tulis di seminari. Saya selalu menggumulkan gagasan tentang kepemimpinan jenis ini di gereja. Pada dasarnya, saya percaya bahwa semua orang Kristen adalah pemimpin dalam hal-hal tertentu. Setiap orang Kristen setidaknya memiliki pengaruh terhadap satu orang. Karena itu, bahkan jika hanya menjadi pemimpin bagi satu orang saja, mereka tetap dapat disebut sebagai pemimpin. Read more about Meningkatkan Potensi Kepemimpinan Anda

Ciri-Ciri Pemimpin Sukses

Tentu saja, pengetahuan merupakan hal yang sangat penting bagi seseorang untuk menjadi seorang pemimpin yang sukses. Namun, ada yang lebih penting daripada pengetahuan. Seorang pemimpin harus memiliki visi yang kokoh bagi masa depan pelayanan atau organisasinya. Selain visi, ia juga harus mampu menciptakan tim yang dapat bekerja dengan baik. Erik Van Tongerloo, seorang akuntan berpengalaman sekaligus penulis di bidang bisnis berkebangsaan Belgia, menyatakan hal-hal di bawah ini sebagai ciri-ciri yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yang sukses: Read more about Ciri-Ciri Pemimpin Sukses

Pemimpin Bijak: Memimpin Dengan Pengaruh Positif

"Telah nyata kepadaku, bahwa TUHAN memberkati aku karena engkau."
(Kejadian 30:27)

Pengantar

Kepemimpinan dapat dipahami dari berbagai sudut pandang. Salah satunya adalah bahwa kepemimpinan melibatkan proses, pengaruh (influence), dan hubungan-hubungan. Karena itu, dapat dikatakan bahwa memimpin berarti mengisi proses upaya memimpin (leading attempt/actuating) dengan memengaruhi orang yang dipimpin dalam hubungan-hubungan keorganisasian. Dengan demikian, dapat dijelaskan bahwa pengaruh tertentu mengalir dari kepribadian pemimpin menuju orang yang dipimpin. Jika si pemimpin memiliki kepribadian yang positif, maka karakter positifnya itu akan menular kepada orang yang dipimpinnya, dan sebaliknya. Philip Pulaski berkata, "Orang yang berpengaruh adalah dia yang membawa dampak dalam kehidupan orang lain." Kalau begitu, kita tentu bertanya, "Bagaimana kita dapat membawa pengaruh positif yang memberkati orang lain dalam kepemimpinan kita?" Untuk menjawab pertanyaan ini, marilah kita memahami bagaimana kita dapat memimpin dengan membawa pengaruh positif yang memberkati. Read more about Pemimpin Bijak: Memimpin Dengan Pengaruh Positif

Pages

Komentar