Tips

Tips

Memimpin Meski Bukan Pemimpin

Ditulis oleh: Mei Fitriyanti

Wanita juga diperlukan dalam satu pelayanan/kepemimpinan. Tuhan begitu memperhatikan wanita, yang dianggap lemah, khususnya pada masa pelayanan Tuhan Yesus. Hal ini dibuktikan dengan catatan dalam Alkitab mengenai orang-orang yang ada bersama Yesus ketika Ia disalib, yang bersama-Nya adalah para wanita. Yang pertama menjenguk kubur Tuhan Yesus juga adalah para wanita. Dan, orang pertama yang melihat Tuhan Yesus bangkit adalah Maria Magdalena, dan para wanita lainnya. Ini menunjukkan bahwa Tuhan memandang wanita juga sebagai ciptaan yang istimewa meskipun saat itu wanita dianggap lemah dan tidak ada apa-apanya. Mereka diangkat ke posisi yang begitu tinggi, begitu dihargai, dan begitu dikenang oleh Tuhan sendiri. Read more about Memimpin Meski Bukan Pemimpin

Keserupaan dengan Kristus dalam Kepemimpinan Gereja

Pernahkah Anda memperhatikan keserupaan dengan Kristus dalam kepemimpinan gereja yang alkitabiah? Saya membuat sebuah mnemonik" supaya Anda dapat mengingat dengan lebih mudah empat aspek kepemimpinan Kristus. Mnemonik itu adalah "BOSS," dan masing-masing huruf diwakili oleh empat gambar segitiga dengan arah yang berlainan seperti yang akan lihat di bawah ini. "BOSS" mewakili empat peran yang Yesus penuhi sebagai seorang pemimpin dan yang dikehendaki-Nya untuk dipenuhi oleh kita sebagai seorang pemimpin: Read more about Keserupaan dengan Kristus dalam Kepemimpinan Gereja

Menjadi Garam dan Terang dalam Pekerjaan

Ditulis oleh: Ryan

Ada fakta menarik tentang identitas orang Kristen yang disebut sebagai garam dan terang dunia. Menurut Pdt. Benyamin Intan, "Garam berarti kita tidak sama dengan dunia yang menuju kepada pembusukan. Terang berarti, kita tidak sama dengan dunia yang menuju kepada kegelapan." Ini berarti bahwa dalam kehidupan Kristen kita, seluruh cara hidup kita harus serupa dengan Kristus. Tidak hanya menyangkut masalah prinsip semata, setiap orang Kristen pun dituntut untuk menunjukkan sikap hidup baik dalam keluarga, pelayanan, atau pun saat bekerja. Dalam bahasan ini akan difokuskan pada bagaimana orang Kristen mencerminkan garam dan terang saat bekerja. Dalam Perjanjian Lama, kata bekerja memakai kata "Avodah". Secara literal, kata ini berarti "bekerja". Selain itu, kata ini juga dipakai dalam aktivitas melayani dan mempersembahkan kurban di Bait Allah. Dengan demikian, Alkitab memakai kata ini untuk menunjuk dua hal, yaitu bekerja dan ibadah. Dalam budaya orang Ibrani, aktivitas di dunia kerja dan di Bait Allah merupakan tindakan yang sama, keduanya merujuk pada penyembahan kepada Tuhan. Hal ini dipertegas oleh Jansen Sinamo yang menyatakan bahwa, "Apa pun bentuk pekerjaan yang kita lakukan, itu harus senantiasa menjadi perwujudan Kerajaan Allah di bumi." Bagaimana menerapkan aktivitas dan kesempatan saat bekerja menjadi ibadah kepada Tuhan? Read more about Menjadi Garam dan Terang dalam Pekerjaan

Cara Menjadi Pemimpin yang Inovatif

Dalam menjalankan kepemimpinan, manajer sering kali menghadapi berbagai kendala, konflik, atau kejenuhan yang harus segera dicarikan solusinya. Terkadang, hal tersebut tidak mudah untuk dilakukan dan bahkan bisa membuat seorang pemimpin merasa terombang-ambing. Suatu hal yang cukup menakutkan untuk membayangkan yang akan terjadi pada awak kapal kalau nakhodanya kehilangan arah dan tidak tahu ke arah mana kapal akan melaju. Read more about Cara Menjadi Pemimpin yang Inovatif

Pertimbangan Mengenai Perencanaan

Ada beberapa hal lagi yang perlu dipertimbangkan dalam mengadakan perencanaan.

  1. Supaya Allah menerima segala kemuliaan, buatlah rencana yang melampaui kemampuan Anda sendiri.

  2. 1 Korintus 10:31: Lakukan bagi kemuliaan Tuhan. Hal ini mungkin, kalau Allah "dilibatkan". (Ingat: Firman Tuhan dan Doa)

    Hakim-Hakim 7: Teladan Gideon. Tuhan lebih mementingkan kualitas daripada kuantitas.

    Nehemia 6:16: Seperti Nehemia, kita harus sadar bahwa suatu rencana dapat terlaksana hanya karena pertolongan Tuhan. Read more about Pertimbangan Mengenai Perencanaan

Bagaimana Menjadi Seorang Pemimpin Saat Krisis?

Berikut ini adalah tujuh pelajaran bagi para pemimpin yang dituntut untuk membawa organisasi mereka melewati sebuah krisis.

Pelajaran 1: Pemimpin harus menghadapi kenyataan. Kenyataan bermula dari orang yang bertanggung jawab. Para pemimpin perlu melihat diri mereka sendiri dalam cermin dan mengenali peran mereka dalam menciptakan berbagai masalah. Kemudian, mereka harus mengumpulkan tim dan mencapai kata sepakat tentang akar masalahnya. Pengakuan luas terhadap kenyataan merupakan langkah penting sebelum masalah dapat diselesaikan. Mencoba mencari perbaikan-perbaikan jangka pendek yang sesuai dengan gejala krisis hanya akan memastikan bahwa organisasi tersebut akan kembali pada keadaannya semula. Read more about Bagaimana Menjadi Seorang Pemimpin Saat Krisis?

Sepuluh Cara Untuk Menjadi Pemimpin yang Lebih Baik

Bagaimana Anda Menggambarkan Seorang Pemimpin Yang Kuat? Dalam Sebuah Studi Kepemimpinan, Sifat-Sifat Seperti Ketegasan, Kemampuan Beradaptasi, Kecerdasan, Dan Kesadaran, Disebut-Sebut Sebagai Yang Paling Penting. "Penelitian Dengan Jelas Menunjukkan Bahwa Pemimpin Transformatif -- Pemimpin Yang Positif, Yang Menginspirasi, Dan Yang Memberdayakan Dan Mengembangkan Pengikut -- Adalah Pemimpin Yang Lebih Baik," Jelas Seorang Psikolog Dan Pakar Kepemimpinan, Ronald E. Riggio. "Mereka Lebih Dihargai Oleh Para Pengikutnya Dan Memiliki Tim Yang Kinerjanya Lebih Tinggi." Read more about Sepuluh Cara Untuk Menjadi Pemimpin yang Lebih Baik

Pages

Komentar