e-Leadership 075 - Pelajaran Kepemimpinan Dari Abraham (II)

Pelajaran Kepemimpinan Dari Abraham (II)

Mastering Planning: Pendekatan Pintar dalam Merencanakan Untuk Memasuki Masa Depan Sukses

Judul buku : Mastering Planning: Pendekatan pintar dalam merencanakan untuk memasuki masa depan sukses Penulis : Dr. Yakob Tomatala Penerbit: YT Leadership Foundation, Jakarta 2001 Ukuran buku: 14 x 21 cm Tebal: 112 halaman Tidak seorang pun ingin mengalami kegagalan, jatuh bangkrut, atau terpuruk. Semua orang ingin dan berjuang mati-matian untuk mencapai sukses dalam segala hal, termasuk dengan usaha yang digelutinya. Namun sebagian besar orang berpikir bahwa keberhasilan hanya bisa diperoleh

Abraham Pemimpin Perubahan

Kisah tentang orang Yahudi berawal dari Abraham, kepala suku sederhana yang percaya pada satu Allah. Abraham meninggalkan Ur-Kasdim dan menjadi "bapa sejumlah besar bangsa" (Kejadian 17:5). Abraham menanamkan bibit-bibit yang kemudian membantu menghancurkan penyembahan berhala, menanamkan bibit tiga agama monoteis yang utama (Yudaisme, Kristen, dan Islam), dan mengubah dunia selamanya dengan konsep-konsep tentang monoteisme, keadilan, dan rasa belas kasihan yang ia wariskan. Paling tidak setengah

Editorial

Ada dua macam kriteria orang yang dapat disebut pemimpin. Yang pertama adalah orang-orang yang mampu memprediksi perubahan-perubahan pada masa yang akan datang, dan yang kedua adalah orang-orang yang mengubah prediksi tentang masa yang akan datang. Abraham adalah contoh pemimpin yang mampu melihat perubahan yang terjadi dengan cepat dan dapat menyesuaikan dirinya dengan cepat pula. Tipe seperti ini dapat disebut sebagai "pemimpin perubahan" atau "pemimpin transformasional" yang dengan cepat dapat

Komentar