e-leadership 103 - Model Kepemimpinan Alkitab (II)

Menelusuri Biografi Tokoh-Tokoh Kristiani

Anda ingin mengetahui riwayat hidup para tokoh Kristen di dunia, serta karya-karya yang telah mereka hasilkan? Temukan jawabannya dengan berlangganan publikasi Bio-Kristi. Publikasi ini menyajikan artikel seputar biografi Kristiani dan beberapa informasi lainnya yang berguna untuk menambah wawasan Anda.

Segera daftarkan diri Anda dengan mengirim email kosong ke: Read more about Menelusuri Biografi Tokoh-Tokoh Kristiani

77 Kebenaran yang Hakiki dalam Pelayanan

Judul buku : 77 Kebenaran yang Hakiki dalam Pelayanan
Judul asli buku : The 77 Irrefutable Truths of Ministry
Penulis : Dr. Larry Keefauver
Penerjemah : Tim Penerjemah Media Injil Kerajaan
Penerbit : Media Injil Kerajaan, Semarang
Ukuran : 13,5 cm x 21 cm
Tebal : 168 halaman

Kepemimpinan Kristen harus didasari dengan kebenaran-kebenaran yang alkitabiah. Semua filosofi ataupun prinsip-prinsipnya harus selaras dengan kebenaran-kebenaran firman Tuhan. Dewasa ini banyak gereja-gereja yang memberikan seminar-seminar mengenai kepemimpinan dengan mengundang pembicara seorang motivator sekuler. Hal ini tidak seratus persen salah, tetapi gereja harus bersikap kritis terhadap prinsip-prinsip yang mereka sampaikan. Read more about 77 Kebenaran yang Hakiki dalam Pelayanan

Kepemimpinan Biblika (II)

Secara tradisional, Ezra dipandang sebagai pencetus Yudaisme. Dengan memberi penekanan pada peranan penting Taurat dalam hidup masyarakat, Ezra telah memberi fondasi yang solid dan kukuh terhadap Yudaisme. Inilah salah satu alasan mengapa bangsa Israel dapat bertahan di kemudian hari, ketika menghadapi pengaruh Helenisasi (pengaruh kebudayaan Yunani termasuk dalam tata cara hidup sangat dominan pada zaman itu, Red.) dan pengaruh budaya dan agama penguasa asing. Saat sejarah bangsa Israel yang kritis, Ezra tampil ke panggung sejarah dengan mendorong umat kembali kepada kitab suci. Gerakan reformasi yang dicetuskan Ezra berkaitan erat dengan munculnya rumah-rumah ibadat (sinagoge) di luar dan di dalam Palestina, yang berperan penting dalam reformasi tersebut. Peranan sinagoge sebagai pusat pendidikan Taurat berlangsung hingga masa pelayanan Yesus. Dalam Injil cukup sering Yesus diberitakan berada di sinagoge mengajar orang banyak. Bahkan sinagoge kemudian hari berfungsi sebagai tempat penyebaran Injil. Paulus selalu memulai pemberitaan Injil di tiap kota dengan mengunjungi sinagoge. Ibadah di sinagoge tidak hanya dihadiri warga Yahudi, melainkan juga warga bukan Yahudi. Berbagai etnis bukan Yahudi yang datang ke sinagoge terbagi dalam dua kelompok yakni proselit (Pengikut agama Yahudi baru, Red.) dan phobos tou Theou (orang yang takut akan Tuhan, Red). Read more about Kepemimpinan Biblika (II)

Model Kepemimpinan Alkitab (II)

Shalom,

Kita telah menyimak model kepemimpinan Alkitab (lihat edisi e-Leadership 102) yang memfokuskan pada aspek pelayan dan firman Allah sebagai dasar utama kepemimpinan. Panggilan Allah kepada Musa dan Ezra secara khusus menerapkan prinsip dasar sebagai pelayan dan firman Allah sebagai fokus utama kepemimpinannya.

Bagian akhir artikel ini akan membahas pentingnya firman Allah sebagai fokus sentral, yang wajib dimiliki dalam kepribadian setiap pemimpin Kristen masa kini. Hanya pemimpin yang meletakkan firman Allah dalam pusat pelayanan dapat melihat manusia sebagai fokus pelayanannya. Oleh sebab itu, sebagai pemimpin-pemimpin Kristen, marilah kita belajar menjadi pelayan firman Allah. Selamat menyimak edisi kali ini, semoga Anda mengalami terobosan baru dalam mempraktikkan prinsip-prinsip kepemimpinan alkitabiah. Read more about Model Kepemimpinan Alkitab (II)

Komentar