e-Leadership 082 - Pelajaran Kepemimpinan dari Paulus (I)

Pelajaran Kepemimpinan dari Paulus (I)

Memberikan Dorongan

Memberikan dorongan kepada seseorang adalah pelayanan yang penting. Tetapi surat Paulus kepada jemaat di Filipi melukiskan bahwa hal itu juga mahal. Meskipun ia harus duduk dalam penjara dan mendapat manfaat dari persahabatannya dengan Timotius, Paulus berencana mengirim Timotius kepada jemaat di Filipi untuk melayani dan mengetahui keadaan mereka. Ia memilih Timotius karena yang lain berpaling pada diri sendiri, bukannya pada Kristus (2:21). Kabar baik dari Timotius akan memberi dorongan kepada

Dominion Ministries Alive: Meningkatkan Keterampilan Kepemimpinan Untuk Memimpin Tubuh Kristus

Pemimpin bukanlah orang yang hanya bisa memberi perintah. Pemimpin adalah seorang yang harus bisa bertindak dan memberi teladan yang baik bagi mereka yang dipimpinnya. Lebih-lebih pemimpin Kristen. Dia harus hidup dan memimpin dengan standar yang benar sesuai Alkitab. Situs berbahasa Inggris ini menawarkan banyak keuntungan bagi para penggunanya. Pengunjung tidak akan direpotkan dengan berbagai fitur dan menu-menu yang rumit. Program pelatihan yang ditawarkan dalam situs ini ada delapan, namun dijelaskan

Wawasan Kepemimpinan dari Rasul Paulus

Paulus menuliskan surat-suratnya kepada kelompok-kelompok kecil orang yang dikenalnya secara pribadi, yaitu Timotius, Titus, dan Filemon. Paulus juga menulis surat-surat kepada kelompok-kelompok besar pembaca, seperti jemaat di Roma, Korintus, dan Galatia. Surat-surat ini memberikan wawasan tentang mengapa pemimpin itu ada. Dia juga menambahkan wawasan tentang pengetahuan, keahlian, dan kemampuan-kemampuan yang dibutuhkan pemimpin-pemimpin saat ini. Dalam setiap surat, Paulus mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan

Editorial Edisi 82/2010

Shalom, Jika kita cermati kehidupan setiap orang dengan teliti, mereka pasti memiliki jiwa kepemimpinan. Meskipun begitu, tingkat kepemimpinan yang dimiliki seseorang pasti berbeda dengan yang lain. Sikap mereka dalam menghadapi masalah, mengatur dan mengerjakan tugas, serta memimpin bawahan tidak akan sama persis. Demikian juga dengan tokoh-tokoh dalam Alkitab. Tokoh yang satu memiliki gaya kepemimpinan yang tidak sama dengan tokoh yang lain. Bulan ini e-Leadership mengajak Anda menelisik kepemimpinan

Komentar