SITUS INI ADALAH SITUS Indo Lead VERSI LAMA.
SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
KLIK DI SINI
UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS Indo Lead VERSI BARU.

INDOLEAD - Situs Kepemimpinan Kristen Indonesia INDOLEAD - Situs Kepemimpinan Kristen Indonesia INDOLEAD - Situs Kepemimpinan Kristen Indonesia INDOLEAD - Indonesian Christian Leadership Training, Network & Resource Center INDOLEAD - Indonesian Christian Leadership Training, Network & Resource Center INDOLEAD - Indonesian Christian Leadership Training, Network & Resource Center INDOLEAD - Indonesian Christian Leadership Training, Network & Resource Center INDOLEAD - Indonesian Christian Leadership Training, Network & Resource Center
  Home Links Top 10 Artikel | Kutipan | Tips | Workbook | Buku | Seri | Kursus | Presentasi | Audio  
Search
Lokasi
 
Publikasi e-Leadership











"Penemuan terbesar dari generasi saya adalah bahwa manusia dapat mengubah hidupnya dengan mengubah sikap berfikirnya."
(William James, Psikolog)



"Orang yang sukses adalah dia yang dapat meletakkan landasan yang kuat dengan bata yang dilemparkan orang lain kepadanya."
(David Brinkly, Wartawan Televisi)



"Pergunakalah waktu anda untuk mendengarkan serta membaca kira-kira sepuluh kali waktu anda berbicara. Ini akan memastikan anda terus belajar serta memperbaiki diri."
(Gerald Mc. Ginnis, Presiden merangkap Directur Utama Respironics, Inc.)



"Yang penting adalah apa yang anda pelajari setelah mengetahui semuanya."
(John Wooden, Pelatih Basket yang masuk Hall of Fame)



"Para pemimpin yang cerdik hanya mempercayai sebagian yang didengarnya. Para pemimpin yang memiliki pengertian mengetahui bagian yang mana yang harus dipercayainya."
(John C. Maxwell)



"Orang-orang menyenangkan mungkin tampaknya ketinggalan, namun biasanya mereka mengikuti perlombaan yang berbeda."
(Ken Blanchard dan Norman Vincent Peale)



"Orang yang rendah hati bukanlah merasa dirinya rendah, melainkan tidak terlalu memikirkan dirinya saja."
(Ken Blanchard dan Norman Vincent Peale) "Anda mungkin saja menipu seluruh dunia dalam hidup Anda dan selalu diberikan penghargaan, namun imbalan akhir yang akan Anda dapatkan hanyalah kepedihan serta air mata jika Anda hanya menipu."
(Dale Wimbrow)



"Sewaktu muda orang mengorbankan kesehatannya demi kekayaan ... Setelah tua, orang merelakan kekayaannya untuk mendapatkan kesehatannya kembali!"
(Ken Blanchard, D.W. Edington, dan Marjorie Blanchard)




"Penemuan terbesar dari generasi saya adalah bahwa manusia dapat mengubah hidupnya dengan mengubah sikap berfikirnya."
(William James, Psikolog)



"Orang yang sukses adalah dia yang dapat meletakkan landasan yang kuat dengan bata yang dilemparkan orang lain kepadanya."
(David Brinkly, Wartawan Televisi)



"Pergunakalah waktu anda untuk mendengarkan serta membaca kira-kira sepuluh kali waktu anda berbicara. Ini akan memastikan anda terus belajar serta memperbaiki diri."
(Gerald Mc. Ginnis, Presiden merangkap Directur Utama Respironics, Inc.)



"Yang penting adalah apa yang anda pelajari setelah mengetahui semuanya."
(John Wooden, Pelatih Basket yang masuk Hall of Fame)



"Para pemimpin yang cerdik hanya mempercayai sebagian yang didengarnya. Para pemimpin yang memiliki pengertian mengetahui bagian yang mana yang harus dipercayainya."
(John C. Maxwell)



"Orang-orang menyenangkan mungkin tampaknya ketinggalan, namun biasanya mereka mengikuti perlombaan yang berbeda."
(Ken Blanchard dan Norman Vincent Peale)



"Orang yang rendah hati bukanlah merasa dirinya rendah, melainkan tidak terlalu memikirkan dirinya saja."
(Ken Blanchard dan Norman Vincent Peale) "Anda mungkin saja menipu seluruh dunia dalam hidup Anda dan selalu diberikan penghargaan, namun imbalan akhir yang akan Anda dapatkan hanyalah kepedihan serta air mata jika Anda hanya menipu."
(Dale Wimbrow)



"Sewaktu muda orang mengorbankan kesehatannya demi kekayaan ... Setelah tua, orang merelakan kekayaannya untuk mendapatkan kesehatannya kembali!"
(Ken Blanchard, D.W. Edington, dan Marjorie Blanchard)





     

   
   
  Basic Life Skill > Kaitan Integritas dan Kepemimpinan  
Kaitan Integritas dan Kepemimpinan
Download : [htm] [pdf
Penulis : Gen Ronald R. Fogleman
Buku : ---
Penerbit : ---
Deskripsi : Ciri Integritas dan Bagaimana Membangun Integritas

KAITAN INTEGRITAS DAN KEPEMIMPINAN

Kepemimpinan adalah perihal memotivasi orang untuk menjalankan dan mencapai misi organisasi. Dalam usaha mencapai tujuan ini, persatuan, kepercayaan, dan harga diri akan berkembang. Seorang pemimpin yang baik membantu berkembangnya kualitas-kualitas ini, namun kegagalan membangun integritas akan meracuni semua kesatuan yang ada, menghancurkan kepercayaan antarsesama, dan mematahkan persatuan organisasi. Jika ada beragam kualitas kepemimpinan, integritas hanyalah sebuah pertanyaan sederhana yang bisa dijawab dengan ya atau tidak -- Anda memiliki integritas atau tidak. Untuk alasan tersebut, seorang pemimpin haruslah menunjukkan standar integritas yang tertinggi.

Karakteristik Integritas

Berdasarkan pengalaman, saya menemukan bahwa pemimpin yang berintegritas menunjukkan sikap tulus dan konsisten, memiliki keteguhan hati dan karakter, dan merupakan seorang yang mampu bertahan sampai akhir.

  • Ketulusan

    Ketulusan adalah perilaku tanpa kepura-puraan dan kesan yang palsu. Pemimpin yang berintegritas bersikap tulus -- tindakan mereka sesuai dengan perkataannya. Sebuah ilustrasi tentang Jenderal Wilbur Creech membantu menjelaskan poin ini. Saat menjabat sebagai Komandan Tactical Air Command pada awal tahun 1980-an, dia selalu mengadakan lawatan dan bertemu dengan para bawahannya di tempat mereka tinggal dan bekerja. Suatu ketika, Jenderal Creech sedang melakukan inspeksi ke gudang persediaan, ketika didapatinya seorang sersan duduk di sebuah kursi yang penuh tambalan selotip elektrik dan diganjal dengan satu batu bata.

    Saat sang jenderal menanyakan mengapa ia tidak memakai kursi yang lebih baik keadaannya, sersan tersebut menjawab bahwa tidak ada kursi baru yang tersedia bagi petugas gudang. Jenderal Creech berjanji akan mengurus masalah tersebut. Sebagai tindak lanjut inspeksi tersebut, Jenderal Creech memerintahkan ajudannya untuk terbang kembali ke Langley (markas angkatan udara, Virginia) dan menyerahkan kursi tua itu kepada petugas logistik. Kursi itu diakui sebagai milik sang jenderal sampai petugas logistik tersebut mengatasi permasalahan di gudang dan mengembalikan kursi itu ke petugas gudang.

    Jenderal Creech selalu menyesuaikan perkataannya dengan tindakannya. Itulah yang membuatnya menjadi seorang pemimpin yang hebat dan memiliki integritas. Semakin sejalan perilaku seorang pemimpin dengan perkataannya, semakin setia para pengikut, baik dalam mengikuti sang pemimpin ataupun mengikuti organisasi.

  • Konsistensi

    Satu perbuatan nyata yang mencerminkan integritas akan meninggalkan kesan, namun perilaku seorang pemimpin haruslah konsisten jika ia ingin berhasil membentuk suatu organisasi. Pada kenyataannya, integritas bersifat imperatif karena secuil pelanggaran saja terhadap integritas akan dapat meninggalkan cacat permanen. Para pemimpin haruslah konsisten dalam menjalankan standar kedisiplinan. Seorang pemimpin yang mendiskriminasi, dengan menggunakan tingkat jabatan atau hubungan pertemanan untuk menentukan responnya terhadap pelanggaran kedisiplinan, memiliki masalah integritas yang serius. Tak ada yang dapat menghancurkan moral seefektif menghukum seorang staf junior seberat-beratnya karena melakukan pelanggaran serius, namun membiarkan seorang staf senior yang melakukan kesalahan serupa, lalu pensiun tanpa menanggung hukuman. Pemimpin semestinya mempraktikkan apa yang mereka ajarkan, dan menetapkan standar dengan adil. Kesemuanya ini dibutuhan untuk terwujudnya disiplin, moral, dan pencapaian misi.

  • Keteguhan hati

    Untuk menjadi seorang pemimpin, Anda harus memiliki lebih dari sekadar citra diri (image) yang berintegritas -- Anda harus memiliki keteguhan hati. Presiden Abraham Lincoln pernah menceritakan kisah tentang seorang petani. Di samping rumah petani tersebut, tumbuh sebatang pohon tinggi yang sangat indah. Suatu pagi, dia melihat seekor tupai berlari memanjat ke atas pohon dan menghilang ke dalam sebuah lubang. Karena penasaran, petani itu melihat ke dalam lubang dan mendapati bahwa pohon yang ia kagumi itu berlubang di dalamnya, dan bisa rubuh menimpa rumahnya saat badai hebat menerjang.

    Seperti pohon tersebut, pemimpin yang dari luar terlihat memiliki keteguhan hati, namun ternyata di dalamnya kekurangan integritas, tidak akan kuat untuk bertahan dalam masa-masa sulit. Pemimpin yang integritasnya lemah tidak bisa membangun organisasi yang mampu bertahan dalam situasi yang penuh tantangan.

  • Menjadi Seorang yang Mampu Bertahan Sampai Akhir

    Yang terakhir, pemimpin dapat menunjukkan integritasnya dengan melaksanakan tugas sebaik mungkin, terlepas dari seberapa penting tugas itu atau siapa yang akan mendapat pujian. Pendeta Ben Perez menggunakan analogi tentang tim yang meskipun pasti akan kalah, tapi terus bertahan dalam sebuah permainan, untuk menggambarkan kebulatan tekad para profesional yang berintegritas. Mungkin tak ada organisasi yang memperlihatkan kesetiaan terhadap pekerjaan yang terbesar selain Pursuit Squadron ke-17 di Filipina pada awal Perang Dunia II. Kendati menghadapi serangan hebat dari armada udara Jepang, para pilot Pursuit Squadron tetap menjalankan misi pengintaian bersenjata setiap hari, dan terkadang juga melakukan penyerangan terhadap kapal-kapal musuh. Meski nyaris menjadi misi bunuh diri, para tentara dari Pursuit Squadron berkali-kali melakukan serangan mendadak sampai Bataan jatuh pada bulan Mei 1942. Pursuit Squadron ke-17 merupakan suatu tim yang dipimpin oleh orang-orang berintegritas yang mampu bertahan dalam perjalanan panjang menuju kejayaan. Itulah teladan dari kesetiaan terhadap pekerjaan, suatu integritas yang harus dimiliki setiap pemimpin.

Membangun Integritas

Saya yakin bahwa Anda membangun gaya hidup yang berintegritas secara bertahap. Tindakan seseorang yang selalu menunjukkan integritas akan menjadi kebiasaan yang menunjukkan integritas, dan kebiasaan seorang individu akan menjadi cara hidupnya. Mungkin ini sederhana, namun saya tidak pernah menemukan cara yang lebih efektif untuk mengembangkan integritas diri, selain menerapkannya dalam setiap hal yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari -- meskipun hanya perkara kecil atau yang tidak berpengaruh. Dan karena organisasi cenderung hanya menerima kepribadian kepemimpinan mereka, integritas harus dibangun dari jajaran atas. Perilaku tak jujur ibarat sel kanker yang menggerogoti serat moral organisasi, terutama jika perilaku itu ditolerir oleh sang pemimpin, baik secara tersurat maupun tersirat. Pelanggaran terhadap integritas dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti rasa takut gagal, malu, arogansi, atau hanya kemalasan belaka. Pemimpin yang baik mengakui kesalahan dan bertanggungjawab terhadap tindakannya. Mungkin contoh yang paling dikenal adalah Jenderal Robert E. Lee dari Gettysburg. Ketika tentaranya mengalami kekalahan hebat setelah Pickett`s Charge*, Lee berkata kepada mereka, "Semua ini salahku. Akulah yang telah kalah dalam pertempuran ...."

Mendengar kata-kata itu, para tentara Lee meneriakkan bahwa merekalah yang menyebabkan ia gagal dan memohon agar Lee mengizinkan mereka melakukan serangan balik. Tatkala pemimpin memperlihatkan karakter dan integritas dan mengakui kesalahannya, hal-hal yang mengagumkan terjadi -- orang-orang akan memercayai mereka dan mau mengikuti mereka ke mana saja. (t/Lanny)

  • Pickett`s Charge adalah penyerangan yang dilakukan para infanteri di bawah perintah Jenderal Robert E. Lee. Lawannya adalah Mayor Jenderal George G. Meade. Pertempuran itu terjadi di Cemetery Ridge, pada 3 Juli 1983 -- hari terakhir Pertempuran Gettysburg.

Sumber diterjemahkan dengan penyesuaian dari:

Nama situs: The Intellectual and Leadership Center of the Air Force
Judul asli: The Leadership-Integrity Link
Penulis : Gen Ronald R. Fogleman
Alamat URL: http://www.au.af.mil/au/awc/awcgate/au-24/fogleman.pdf
 
    About Us Contact Us Site Map Content Map Guest Book FAQ  
  Up Disclaimer | © 2008 | Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) | E-mail: webmastersabda.org  
Laporan Masalah/Saran

SITUS INI ADALAH SITUS Indo Lead VERSI LAMA.
SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
KLIK DI SINI
UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS Indo Lead VERSI BARU.