Editorial

Editorial

Shalom, Keruntuhan dan pembuangan Yehuda ke Babel terjadi dalam tiga tahap. Demikian pula pemulihan kaum sisa pembuangan sebagai penggenapan nubuatan Yeremia terjadi dalam tiga tahap. Pada tahap kedua Allah memakai Ezra untuk memimpin langsung perjalanan pascapembuangan untuk membawa mereka kembali ke tanah air mereka setelah selama 70 tahun dalam pembuangan. Sekitar 11.700 orang Yahudi mendapat pelajaran hidup sangat berharga karena ketidaktaatan akan perintah Allah mendapatkan hukuman untuk hidup

Editorial

Shalom,

Pada edisi kali ini, kami ingin mengajak Anda melihat salah satu pemimpin yang begitu setia dalam mengemban tugas pengembalian orang Yahudi ke tanah air mereka pascapembuangan Israel ke Babel. Ezra dipakai Tuhan untuk membawa kembali gelombang kedua orang-orang Yahudi ini serta membawa pembaruan kesegaran rohani bagi orang Israel. Peristiwa ini menunjukkan pemeliharaan dan kesetiaan Allah dalam memulihkan sisa kaum Yahudi dari pembuangan mereka di Babel. Read more about Editorial

Editorial

Shalom, Dalam setiap pencapaian kesuksesan selalu ada harga yang harus dibayar. Walaupun demikian, tidak semua pemimpin yang berani meraih kesuksesan ketika tahu bahwa risiko atau harga yang harus dibayar sangat besar. Kemungkinan hal inilah yang sering menjadi sebuah penghambat untuk maju. Yosua merupakan tokoh militan kepemimpinan yang berani mengambil risiko berkaitan dengan keputusan besar yang diembannya untuk menjadi seorang pemimpin bangsa Israel menuju tanah perjanjian yang sudah ditetapkan

Editorial

Shalom, Kebanyakan dari kita tentunya sering membaca artikel-artikel kepemimpinan, mulai dari yang sederhana sampai yang "berat". Walaupun demikian, sepertinya kita tetap merasa perlu untuk terus membaca demi mengembangkan kepemimpinan kita. Untuk melengkapi pengetahuan dan menyemangati Anda sebagai pemimpin, Redaksi e-Leadership menghadirkan artikel menarik yang membahas tentang kepemimpinan Yosua. Yosua, pemuda yang meneruskan kepemimpinan Musa, memang layak untuk dicontoh. Apa saja yang bisa kita

Editorial

Ada dua macam kriteria orang yang dapat disebut pemimpin. Yang pertama adalah orang-orang yang mampu memprediksi perubahan-perubahan pada masa yang akan datang, dan yang kedua adalah orang-orang yang mengubah prediksi tentang masa yang akan datang. Abraham adalah contoh pemimpin yang mampu melihat perubahan yang terjadi dengan cepat dan dapat menyesuaikan dirinya dengan cepat pula. Tipe seperti ini dapat disebut sebagai "pemimpin perubahan" atau "pemimpin transformasional" yang dengan cepat dapat

Editorial

Shalom, Alkitab memberikan banyak pelajaran mengenai kepemimpinan melalui tokoh-tokoh nenek moyang bangsa Israel, mulai dari Abraham, Ishak, Yakub, hingga keturunannya. Tokoh-tokoh tersebut telah dipilih Tuhan untuk menyatakan rencana-Nya bagi dunia ini dan semuanya diperlengkapi Allah untuk mengemban tugas tersebut. Namun, bukan berarti mereka bebas dari segala godaan kedagingan dan keinginan diri sendiri. Banyak pergumulan yang harus mereka hadapi dalam memilih antara taat kepada Allah atau kepada

Editorial

24/06/2010 Penting bagi pemimpin masa kini untuk memiliki kepemimpinan yang visioner. Namun, visi saja tidak cukup untuk membentuk seseorang menjadi pemimpin yang berbobot. Banyak aspek lain masih perlu dimiliki sebelum mereka bisa mencapai keberhasilan akhir. Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas Gideon sebagai seorang pemimpin yang visinya jelas; ia menetapkan prioritas utama kepemimpinannya berdasarkan visi tersebut. Edisi e-Leadership kali ini masih menyuguhkan pokok bahasan yang sama

Editorial

Setiap pemimpin memiliki visi yang hendak dia capai dan wujudkan. Untuk mewujudkan visi tersebut, perlu penetapan langkah-langkah strategis yang tidak hanya menjangkau rencana jangka pendek, namun juga jangka panjang. Oleh karena itu, pemimpin harus bekerja dengan giat untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkannya, berapa pun harga yang harus dibayar. Jika terjadi kegagalan, seorang pemimpin yang visioner akan memandang kegagalan tersebut sebagai risiko yang harus dilewati untuk mencapai keberhasilan.

Editorial

Artikel e-Leadership edisi kali ini merupakan kelanjutan artikel sebelumnya. Jika pada edisi yang lalu kita membahas peranan dan fungsi Yohanes sebagai penerima misi Allah mengungkapkan misinya sebagai seorang yang mempersiapkan jalan bagi Yesus Kristus, maka pada edisi kali ini kita akan membahas lebih lanjut lagi mengenai isi, pendengar, dan efek kesaksian tersebut. Integritas merupakan faktor terpenting yang menjembatani dan menghubungkan suatu pesan dengan pribadi orang yang menyampaikannya.

Editorial

Shalom, Kunci utama dari efektivitas suatu kepemimpinan bergantung pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan kepemimpinan yang luas. Pemimpin itu harus mampu melaksanakan dan mengendalikan kepemimpinannya hingga mengilhami orang-orang lain. Namun, itu saja bukanlah jaminan bahwa kepemimpinan itu dapat berjalan baik dan akan sesuai dengan yang diharapkan. Setiap pemimpin harus memiliki peran tertentu, yang sesuai untuk dirinya dan untuk orang-orang yang dipimpinnya. Redaksi telah menyiapkan sebuah

Pages

Komentar