e-Leadership 128 - Kepemimpinan dan Konflik (I)

Dapatkan Kumpulan Bahan Natal di natal.sabda.org

Kami yakin Anda yang aktif di pelayanan pasti sudah mulai berpikir untuk mempersiapkan Natal, bukan? Nah, dengan gembira kami menginformasikan bahwa Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) telah menyediakan wadah di situs "natal.sabda.org" bagi setiap pelayan Tuhan, agar bisa saling berbagi bahan-bahan Natal dalam bahasa Indonesia. Ada banyak bahan yang bisa didapatkan, seperti Renungan Natal, Artikel Natal, Cerita/Kesaksian Natal, Drama Natal, Puisi Natal, Tips Natal, Bahan Mengajar Natal, Blog Natal, Resensi Buku Natal, Review Situs Natal, e-Cards Natal, Gambar/Desain Natal, Lagu Natal, dan bahkan sarana diskusi tentang topik Natal. Read more about Dapatkan Kumpulan Bahan Natal di natal.sabda.org

Sukses Adalah Hakku (Yosua 1:8)

Perhatikan filosofi "Success is My Right!" Artinya, setiap orang berhak sukses. Mungkin bagi sebagian orang akan bertanya, "Bagaimana mungkin bisa sukses kalau modal saja tidak punya?" Orang-orang yang bertanya seperti itu meragukan kalau orang miskin, orang bodoh, orang yang tidak berpengalaman bisa sukses. Ini adalah pendapat yang terlalu prematur. Banyak "orang kecil" sudah membuktikan bahwa pendapat itu salah. Salah satunya adalah Lee Myung Bak, Presiden Korea Selatan. Read more about Sukses Adalah Hakku (Yosua 1:8)

Jenis-Jenis Konflik (I)

Jenis konflik yang paling umum berhubungan dengan isu-isu pribadi (konflik kepribadian; pergumulan kekuasaan; rasa tidak aman, kurangnya pengakuan); isu-isu yang bersifat material (perselisihan atas kepemilikan harta benda); perbedaan-perbedaan ideologi dan teologi (perbedaan kepercayaan). Konflik pribadi sering merupakan peperangan emosional; konflik ideologi secara tipikal merupakan konflik intelektual dalam permulaannya (sekalipun sering berkembang menjadi pergumulan emosional). Apa pun konteks jenis kepemimpinan yang Anda layani, kemungkinan besar akan menghadapi setiap variasi konflik. Read more about Jenis-Jenis Konflik (I)

Kepemimpinan dan Konflik (I)

Shalom,

Kata "konflik" berasal dari bahasa latin "configere" yang artinya melanggar, menabrak, dan membenturkan. Dengan demikian, kata konflik dapat berarti kegiatan menabrakkan atau membenturkan suatu kepentingan secara bersama-sama. Timbulnya konflik tidak secara otomatis, tetapi ini disebabkan oleh berbagai keadaan atau kondisi. Contohnya ketidakpuasan, keluhan, adanya tujuan yang berbeda, hambatan komunikasi, manusia serta perilakunya, dan masih banyak contoh yang lain. Read more about Kepemimpinan dan Konflik (I)

Komentar