e-Leadership 127 - Memahami Kelemahan Diri Pemimpin (II)

Pembukaan Kelas Diskusi NATAL PESTA 2012

PESTA kembali membuka kelas akhir tahun, yaitu kelas Natal 2012. Diskusi akan berlangsung mulai tgl. 5 November -- 7 Desember 2012. Kelas diskusi Natal ini akan mempelajari pokok-pokok penting seputar kelahiran Tuhan Yesus Kristus dan relevansinya pada masa kini.

Daftarkanlah diri Anda sekarang juga ke Admin PESTA di . Pendaftaran ditutup tanggal 23 Oktober 2012. Jangan lewatkan kesempatan ini karena kelas hanya akan menampung 20 orang peserta saja. Pendaftaran tidak dipungut biaya!

Peserta akan mendapatkan sertifikat jika telah menyelesaikan tugas wajib yaitu menulis renungan pendek berkaitan dengan Natal (tema bebas). Read more about Pembukaan Kelas Diskusi NATAL PESTA 2012

A Fish Out Of Water

Judul buku : A Fish Out of Water
Judul asli buku : A Fish Out of Water
Penulis/Penyusun : George Barna
Penerjemah : Sri Wandaningsih
Editor : Dina Simbolon, S.H.
Penerbit : Immanuel Publishing House, Jakarta
Ukuran buku : 15,5 X 23 cm
Tebal : 216 halaman

Setiap pemimpin pasti pernah menemui permasalahan dalam perjalanan kepemimpinannya. Bahkan terkadang sering muncul berbagai pertanyaan keraguan, saat melakukan tugas dan perannya sebagai seorang pemimpin.

Buku "A Fish Out of Water" merupakan buku yang tepat untuk dibaca oleh setiap pemimpin yang selalu bergelut dengan masalah-masalah yang dihadapi oleh para pemimpin pada umumnya. Dalam buku ini, penulis memberikan metode praktis menjadi pemimpin yang efektif sesuai dengan kehendak Tuhan. Buku ini membahas sembilan tantangan umum yang kerap dihadapi oleh setiap pemimpin. Read more about A Fish Out Of Water

Anugerah Tuhan dan Kelemahan Seorang Pemimpin Kristen (2 Korintus 12:1-10) (II)

[Bagian pertama dibahas dalam e-Leadership 126: Anugerah Tuhan tidak menghilangkan kelemahan seorang hamba-Nya.]

Kedua, kasih karunia Tuhan bekerja sempurna justru di dalam kelemahan hamba-Nya. (2 Korintus 12:9)

Pada mulanya, Paulus tidak mengerti alasan mengapa Tuhan menaruh "duri" dalam dagingnya yang membuatnya begitu lemah dan menderita. Namun, setelah ia memohon dalam doa dan Tuhan menolak mengangkat "duri" tersebut, ia mulai melihat "duri" itu dari perspektif yang lain, yakni perspektif Allah: supaya ia tidak meninggikan diri. Dua kali hal ini dinyatakan di ayat 7.

Mengapa Allah kelihatannya begitu "khawatir" kalau Paulus akan meninggikan diri? Benarkah Paulus seorang yang sombong? Atau barangkali Allah terlalu mengada-ada? Untuk mencari jawaban pertanyaan tersebut, saya ingin mengajak pikiran Anda di kehidupan jemaat Kristen mula-mula. Mari membayangkan, seandainya kita menghadiri Sidang Raya Persekutuan Gereja-Gereja di Yerusalem untuk memberikan penghargaan semacam hadiah Nobel sebagai dedikasi dan prestasi pelayanan, kira-kira siapakah yang layak mendapat hadiah tersebut? Read more about Anugerah Tuhan dan Kelemahan Seorang Pemimpin Kristen (2 Korintus 12:1-10) (II)

Memahami Kelemahan Diri Pemimpin (II)

Shalom,

Kuasa Allah sungguh takjub. Ia dapat mengubah kelemahan menjadi kekuatan dan gangguan menjadi kesempatan. Hal itulah yang tercermin dalam bahasan bagian kedua e-Leadership bulan ini.

Mari kita mengkaji pengalaman hidup Rasul Paulus bersama Tuhan perihal kelemahan dalam dirinya. Bagaimana Paulus mampu bertahan menghadapi kenyataan demikian? Mungkin hari-hari ini, kita mengalami kenyataan yang tidak jauh berbeda seperti Paulus, jawaban Tuhan kepada Paulus juga menjadi jawaban kita, "Sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna". Itulah bukti anugerah-Nya! Tuhan memberkati.

Pemimpin Redaksi e-Leadership,
Desi Rianto

"Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya." (Efesus 6:10) Read more about Memahami Kelemahan Diri Pemimpin (II)

Komentar