e-Leadership 069 - Pelajaran Kepemimpinan dari Musa (II)

Pelajaran Kepemimpinan dari Musa (II)

Praktik Kepemimpinan Rohani

Apakah kepemimpinan, khususnya kepemimpinan pastoral, merupakan praktik rohani? Dorothy Bass mendefinisikan praktik sebagai "kegiatan yang dilakukan bersama-sama untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia, serta kegiatan yang diolah bersama-sama untuk menciptakan suatu cara hidup." Apakah kepemimpinan dapat memenuhi kebutuhan dasar manusia? Pemimpin-pemimpin yang efektif akan mengajak komunitas, jemaat, dan institusi-institusi untuk turut membahas masalah-masalah mereka yang sangat berat dan rumit. Pemimpin

Pahlawan Iman

Judul Buku: Pahlawan Iman Penulis: Mark A. Tabb Penerbit: Yayasan ANDI, Yogyakarta, 2002 Ukuran: 14 x 21 cm Tebal: 195 halaman Tidak banyak penulis yang mengulas tokoh-tokoh Alkitab secara gamblang dan menyeluruh seperti yang dilakukan oleh penulis buku ini. Tentu saja hal ini berkaitan dengan kepribadian, karakter, dan juga berbagai sifat yang kita dapat temukan dalam kepribadian tokoh tersebut. Jika kita meneliti kehidupan para pahlawan di dalam Alkitab, gambaran tentang kisah kehidupan mereka

22 April ...

1578 - Kerajaan Sumedang Larang berdiri sekaligus menandai berdirinya Sumedang. 2005 - Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi minta maaf secara umum atas perlakuan Jepang atas negara-negara Asia termasuk Tiongkok, pada masa Perang Dunia II. Hari Bumi - Peringatan untuk meningkatkan kesadaran dan aspresiasi kita terhadap planet Bumi. Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/22_April

Rekan Sekerja

Ketika tiba saatnya Musa memukul batu di padang pasir untuk memperoleh air bagi orang-orang Israel yang kehausan, ia hanya memiliki satu peran yang sangat kecil, memukul batu. Siapa pun orang Israel dapat melakukannya. Pokok utamanya ialah apakah yang Allah sedang dikerjakan di pusat bumi untuk menyediakan aliran air yang berlimpah. Namun, keduanya bekerja bersama-sama: Musa di hadapan orang-orang; Allah di pusat kedalaman bumi yang tersembunyi. Musa dan Allah merupakan rekan sekerja. Selalu terdapat

Editorial

Dalam artikel sebelumnya, kita telah menyimak beberapa hal mengenai dasar pemanggilan Musa -- seorang yang dipakai Tuhan sebagai pemimpin besar yang membebaskan bangsanya. Edisi kali ini masih bertema sama. Namun, redaksi menyoroti satu aspek khusus mengenai strategi kepemimpinan yang menuntun pada praktik kepemimpinan rohani. Pembahasan aspek khusus ini akan mengantarkan kita pada pengertian yang lebih lanjut mengenai praktik ini, sebagaimana yang diterapkan oleh Musa. Ia sudah menanggung tugas-tugas

Komentar